Laman

Sabtu, 06 September 2025

Taring Malaikat

"konon saat sang malaikan turun ke bumi mereka harus melalui kawah perampasan dosa".

    perjanjian darah tertuang dalam nadi mereka adalah sekenario tuhan, kelak mereka hanya dapat sebuah pilihan dalam tugasnya. tak ada petunjuk, tak ada perintah, tak ada misi, hanya sebuah panggung gersang.

    dalam perjalanannya sang malaikat harus menyeberangi kawah perampasan dosa, kawah ini terdiri dari enam puluh tiga peleburan, sembilan pembersihan, dan tiga perampasan. Dua ratus tujuh puluh kali penanggalan jiwa ini membuat sang malaikat tak hayalnya merindukan jalan mereka cepat terselesaikan.


"kata mereka malikat meminjam taring iblis"

    saat malaikat keluar dari inkubasi kawah perampasan dosa, kebahagiaanya tak terbendung hingga hanya tangisan dan air mata yang dapat ter ekspresikan. Sebagai rasa terimakasih dia beri kecupan pada sang penebus dosa, sayangnya taring iblis membuat kecupan itu meniggalkan bekas luka, bukan luka kesakitan namun tanda cinta dan trofi rasa syukur.


"malaikat menanggalkan sayapnya"

    saat menghirup udara dunia barunya malaikat bertahta dan menjadi penguasa tertinggi tanpa syarat, segala mahluk adalah dalam pengaruhnya, semua orang harus tunduk atas apa yang dia harapkan, mungkin bahkan bila itu harus mencium telapak kakinya. bahkan pemilik surga rela membedah darahnya untut sang malaikat angkuh ini.


     waktu membuatnya semakin rakus bahkan gunung-pun tak mampu memberinya makan, sawah tak mampu membuatnya kenyang, dan laut tak mampu memuaskan dahaga. 

    malaikat mencoba melahap seluruh isi bumi, yang tak dia tahu adalah syarat untuk menggenggam dunia adalah melepas tahta, rasa tak terpuaskan memaksanya melepas satu-satunya perlindungan yang dia miliki."sang malaikat menanggalkan sayapnya".

"sayap patah namun taring terus bertumbuh"

     Rasa laparnya menumbuhkan keberanian untuk mengarungi penebusan dosa, namun jalannya meninggalkan jejak keserakahan, seiring waktu kerakusan itu membuatnya melakukan satu-satunya hal yang paling dia takutkan "DOSA".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar